skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apakah Penyakit Kista Bisa Menular?

Apakah Penyakit Kista Bisa Menular?

Kista adalah salah satu penyakit yang yang tidak asing lagi bagi  kista ovarium kaum wanita. Kista memang salah satu jenis penyakit yang banyak sekali menyerang kaum hawa, mungkin karena struktur tubuh wanita yang sangat komplek dibanding dengan kaum pria. Kista adalah penyakit yang menyerang organ reproduksi yang menjadi salah satu organ vital bagi kaum wanita. Kista bisa berbentuk kistik dan ada pula yang berbentuk anggur dan didalamnya berisi cairan, cairantersebut bisa berupa cairan kental, nanah, udara dan lain sebagainya.

Kista adalah tumor jinak yang terbungkus selaput jaringan dan kumpulan sel-sel tumor tersebut terpisah dengan jaringan normal disekitarnya dan tidak dapat menyebar kebagian tubuh lainnya. Sebab itulah tumor jinak seperti kista bisa diatasi dengan cara pembedahan dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya. Kista adalah tumor yang berupa kantong yang berisi cairan. Organ reproduksi wanita yang bisa terserang kista adalah ovarium dan biasa disebut dengan kista ovarium

Penyebab Kista

Kista adalah penyakit yang menyerang perempuan, kista seperti benjolan yang berisi cairan dan terdapat dibagian indung telur dalam rahim. Penyakit kista digolongkan menjadi tumor jinak, namun sering kali orang tidak mengetahui cara penanganan yang tepat untuk menegobati kista inilah yang membuat seseorang mengalami kista ganas dalam rahimnya.

Penyakit kista bisa terjadi karena beberapa faktor:

1. Faktor yang pertama adalah karena keturunan, atau dalam bahas medis karena faktor genetik. Jadi biasanya kista menurun pada keturunan selanjutnya.

Kista tidak menular, melainkan menurun pada anggota keluarga dibawahnya. Untuk itu bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit kista, Anda harus bisa menjaga kesehatan buah hati, terutama perempuan. Atau misal ibu atau keluarga Anda mengalami kista, Anda juga harus bisa merawat kesehatan sejak dini agar terhindar dari penyakit ganas ini.

2. Faktor kedua yang menjadi penyebab penyakit kista adalah karena pola hidup yang tidak sehat.

Rahim perempuan adalah tempat yang cocok untuk digunakan virus dan bakteri tumbuh dan berkembang, untuk itulah kita harus menjaga kesehatan mulai dari makanan, pola hidup, istirahat hingga olahraga, hal ini bertujuan agar kita terhindar dari penyakit kista.

Selain itu kisat bisa juga tumbuh akibat rahim yang kotor, misalnya saja dalam rahim masih ada sisa keguguran yang belum dibersihkan secara menyeluruh, kemudian bisa membususk didalam dan menyebabkan timbulnya kista dalam indung telur. Ada cara yang bisa menyembuhkan kista, yaitu operasi besar. Dengan melakukan operasi secara keseluruhan, kista yang ada dalam perut bisa diangkat dan Anda kembali sehat.

Gejala Kista Ovarium

Sering kali, penyakit kista ovarium tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, gejala dapat muncul seiring dengan bertambah besarnya kista. Gejala Kista Ovarium meliputi:

  • Pembesaran pada perut bagian bawah kanan atau kiri atau keduanya
  • Nyeri pada payudara
  • Mual dan muntah
  • Nyeri saat buang air
  • Sakit pada daerah panggul sebelum atau selama siklus menstruasi
  • Sakit saat berhubungan intim
  • Sakit pada punggung bawah atau paha

Gejala kista yang berat memerlukan perhatian medis segera, di antaranya:

  • Pingsan atau pusing
  • Napas cepat
  • Sakit panggul yang terasa begitu hebat
  • Badan Demam atau meriyang

Diagnosis Kista

Untuk dapat menentukan seseorang wanita memiliki kista ovarium, maka dokter akan melakukan pemeriksaan panggul. Dlam hal ini dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung untuk melihat apakah ada benjolan atau pembengkakan pada salah satu ovarium dan melakukan pemeriksaan USG untuk mengkonfirmasi secara visual dengan memanfaatkan gelombang suara.

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.